Executive Summary 10 Besar Proyek Perubahan

EXECUTIVE SUMMARY

LAPORAN IMPLEMENTASI PROYEK PERUBAHAN GERAKAN KUHIAS KENANGANKU

(PERILAKU HIDUP BERWAWASAN KEPENDUDUKAN KELUARGA BERENCANA DAN PEMBANGUNAN KELUARGA)

 

  1. Pendahuluan

Program KKBPK merujuk pada Undang-Undang No. 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dan Peraturan Pemerintah No. 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga serta Renstra Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Tahun 2015 – 2019 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Kepala BKKBN No 212/PER/B1/2015 tertanggal 11 Juni 2015 mendukung Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawa Cita) ke-3 “Membangun Indonesi dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah-daerah dan Desa dalam Kerangka Negara Kesatuan”, Agenda Prioritas ke-5 “Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia”, serta Agenda Prioritas ke-8 “Revolusi Karakter Bangsa”

Pengelolaan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang menangani 5 aspek garapan mulai dari Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), Pengaturan Kelahiran, Pembinaan Ketahanan Keluarga, Peningkatan Kesejahteraan Keluarga dan Pengelolaan Kependudukan sejak era reformasi mengalami kemunduran. Hal ini ditandai dengan meningkatnya Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP), tingginya Total Fertility Rate (TFR) dan kurang optimalnya peran keluarga dan masyarakat dalam kelompok kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) baik di level nasional maupun daerah termasuk Kabupaten Kulon Progo.

Mengingat keterbatasan dana, dukungan sumber daya dan sarana prasarana pemerintah untuk menguatkan kembali program KKBPK, maka diperlukan Proyek Perubahan Gerakan Kuhias Kenanganku (Membudayakan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kulon Progo). Hasil yang diharapkan dengan adanya proyek perubahan ini adalah munculnya kesadaran dan kepedulian keluarga dan terhadap program KKBPK yang mampu menjadi pemicu dan pemacu suksesnya Program KKBPK di masyarakat yang ditandai dengan terwujudnya keluarga berkualitas dan terkendalinya laju pertumbuhan penduduk.

 

 

  1. Maksud dan Tujuan

Maksud dari pelaksanaan proyek perubahan ini adalah menekan kasus pernikahan dini, meningkatkan kesertaan KB, meningkatkan kesejahteraan keluarga dan meningkatkan partisipasi keluarga dan masyarakat dalam kelompok kegiatan KKBPK (BKB, BKR, BKL, UPPKS dan PIK R) serta mendorong keluarga untuk melaksanakan 8 fungsi keluarga (fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi dan pembinaan lingkungan. Gerakan ini juga dimaksudkan untuk mengajak seluruh keluarga agar tertib administrasi kependudukan.

 
   

 

Kondisi saat ini:

  1. Kegiatan advokasi dan penyuluhan mampu membudayakan perilaku hidup yang berwawasan KKBPK
  2. Belum adanya media advokasi dan penyuluhan KKBPK yang praktis dan menarik
  3. Belum tersedianya indikator Perilaku Hidup berwawasan KKBPK
  4. Belum adanya regulasi terkait dengan Membudayakan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK

 

Hasil yang diharapkan:

  1. Kegiatan advokasi dan penyuluhan mampu membudayakan perilaku hidup yang berwawasan KKBPK
  2. Tersedianya media advokasi dan penyuluhan KKBPK yang praktis dan menarik
  3. Tersedianya indikator Perilaku Hidup berwawasan KKBPK
  4. Adanya regulasi terkait dengan Membudayakan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK

 

Inovasi yang dilakukan:

  1. Pembentukan Tim Kerja Proyek Perubahan Membudayakan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK berbasis Masyarakat
  2. Pembentukan Tim Pembudayaan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK di Tingkat Desa
  3. Pengembangan Indikator Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bagi PUS yang mengedepankan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
  4. Pengembangan Indikator Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bagi PUS yang perspektif gender
  5. Pembuatan Kipas Kuhias Kenanganku
  6. Pembuatan Booklet Kuhias Kenanganku
  7. Pembuatan Lagu Kuhias Kenanganku
  8. Penulisan Opini Kuhias Kenanganku di media massa
  9. Penyuluhan Terpadu Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bersama stakeholder kepada Tim Advokasi dan Penyuluhan Tingkat Desa
  10. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK oleh Tim Advokasi dan Penyuluhan Tingkat Desa di Pedukuhan
  11. Sosialisasi Indikator membudayanya Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK
  12. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Pemutaran Film
  13. Pencanangan Gerakan Kuhias Kenanganku
  14. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Radio
  15. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Media Sosial
  16. Pembinaan/kunjungan lapangan pada keluarga sasaran bersama stakeholder
  17. Penyusunan Peraturan Bupati Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Berbasis Masyarakat
  18. Lomba Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK antar Pedukuhan
  19. Pembuatan dan pemasangan spanduk, baliho, poster ajakan aktif dalam kelompok kegiatan KKBPK oleh Pedukuhan
  20. Senam massal dengan menggunakan lagu Kuhias Kenanganku dan lagu dengan pesan ajakan aktif dalam kelompok kegiatan KKBPK
 
   

 

Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam proyek perubahan ini adalah:

  1. Tujuan Jangka Pendek
  2. Menetapkan personal dan pembagian kerja Tim Proyek Perubahan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Berbasis Masyarakat
  3. Menetapkan personal dan pembagian kerja Tim Pembudayaan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK di Tingkat Desa
  4. Mengembangkan Indikator Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bagi PUS yang mengedepankan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
  5. Mengembangkan Indikator Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bagi PUS yang perspektif gender
  6. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Kipas Kuhias Kenanganku
  7. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Booklet Kuhias Kenanganku
  8. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Lagu Kuhias Kenanganku
  9. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Opini Kuhias Kenanganku di media massa
  10. Meningkatkan pemahaman Tim Pembudayaan Tingkat Desa tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Berbasis Masyarakat
  11. Meningkatkan pemahaman masyarakat pedukuhan tentang Hidup Berwawasan KKBPK
  12. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang indikator membudayanya Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK
  13. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Pemutaran Film
  14. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Gerakan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK
  15. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Radio
  16. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Media Sosial
  17. Mengetahui kondisi keluarga sasaran dalam implementasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK

 

 

  1. Tujuan Jangka Menengah
  2. Menyediakan dasar hukum dalam bentuk Peraturan Bupati tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Berbasis Masyarakat.
  3. Meningkatkan kesadaran dan kepedulian dan motivasi masyarakat pedukuhan untuk mengimplementasikan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK dalam kehidupan sehari-hari.

 

  1. Tujuan Jangka Panjang
  2. Menyediakan media promosi melalui pembuatan dan pemasangan spanduk, baliho, poster ajakan aktif dalam kelompok kegiatan KKBPK oleh Pedukuhan
  3. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melaluis senam massal dengan menggunakan lagu Kuhias Kenanganku dan lagu dengan pesan ajakan aktif dalam kelompok kegiatan KKBPK
  4. Meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk ber-Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK di 11 Desa dari 11 Kecamatan

 

 

 

  1. Manfaat

Manfaat dari proyek perubahan ini adalah sebagai berikut:

  1. Manfaat Jangka Pendek
  2. Lancarnya pelaksanaan Proyek Perubahan Membudayakan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Berbasis Masyarakat
  3. Lancarnya pelaksanaan advokasi dan penyuluhan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK di masyarakat
  4. Diketahuinya secara jelas Indikator Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bagi PUS yang mengedepankan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
  5. Diketahuinya secara jelas Indikator Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bagi PUS yang perspektif gender
  6. Tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk ber- Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK sesuai pesan dalam Kipas Kuhias Kenanganku
  7. Tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk ber- Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK sesuai pesan dalam Booklet Kuhias Kenanganku
  8. Tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk ber- Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK sesuai pesan dalam Lagu Kuhias Kenanganku
  9. Tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk ber- Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK sesuai pesan dalam Opini Kuhias Kenanganku di media massa
  10. Meningkatnya kemampuan Tim Pembudayaan Tingkat Desa dalam mensosialisasikan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Berbasis Masyarakat
  11. Meningkatnya kesadaran, kepedulian dan motivasi masyarakat pedukuhan dalam ber- Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK
  12. Meningkatnya kesadaran, kepedulian dan motivasi masyarakat pedukuhan untuk mencapai hasil sesuai indikator membudayanya Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK
  13. Tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk ber- Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK sesuai pesan dalam film
  14. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam Gerakan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK
  15. Meningkatnya pemahaman masyarakat tentang Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Radio
  16. Tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk ber- Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Media Sosial
  17. Diketahuinya kondisi keluarga sasaran dalam implementasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK
  18. Manfaat Jangka Menengah
  19. Termotivasinya masyarakat untuk ber- Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK sesuai aturan yang ber-laku.
  20. Meningkatnya peran masyarakat pedukuhan dalam implementasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK

 

  1. Manfaat Jangka Panjang
  2. Termotivasinya masyarakat pedukuhan untuk aktif dalam kelompok kegiatan KKBPK sesuai ajakan yang tertulis dalam spanduk, baliho dan poster yang dibuat.
  3. Tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk ber- Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui senam massal dengan menggunakan lagu Kuhias Kenanganku dan lagu dengan pesan ajakan aktif dalam kelompok kegiatan KKBPK
  4. Tumbuhnya kesadaran dan kepedulian masyarakat untuk ber -Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK di 11 Desa dari 11 Kecamatan

 

  1. Implementasi

Implementasi Proyek Perubahan dengan judul Gerakan Kuhias Kenanganku (Membudayakan Perilaku Hidup Berwawasan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kulon Progo) dilakukan dalam satu rangkaian kegiatan yang komprehensi antara satu dengan yang lainnya. Adapun rangkaian kegiatan dalam proyek perubahan ini adalah sebagai berikut:

  1. Jangka Pendek
  2. Pembentukan Tim Kerja Proyek Perubahan Membudayakan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK berbasis Masyarakat
  3. Pembentukan Tim Pembudayaan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK di Tingkat Desa
  4. Pengembangan Indikator Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bagi PUS yang mengedepankan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
  5. Pengembangan Indikator Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bagi PUS yang perspektif gender
  6. Pembuatan Kipas Kuhias Kenanganku
  7. Pembuatan Booklet Kuhias Kenanganku
  8. Pembuatan Lagu Kuhias Kenanganku
  9. Penulisan Opini Kuhias Kenanganku di media massa
  10. Penyuluhan Terpadu Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bersama stakeholder kepada Tim Advokasi dan Penyuluhan Tingkat Desa
  11. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK oleh Tim Pembudayaan Tingkat Desa di Pedukuhan
  12. Sosialisasi Indikator membudayanya Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK
  13. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Pemutaran Film.
  14. Pencanangan Gerakan Kuhias Kenanganku
  15. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Radio
  16. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui Media Sosial
  17. Pembinaan/kunjungan lapangan pada keluarga sasaran bersama stakeholder
 
   

 

  1. Jangka Menengah
  2. Penyusunan Peraturan Bupati Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Berbasis Masyarakat
  3. Lomba Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK antar Pedukuhan
  4. Jangka Panjang
  5. Pembuatan dan pemasangan spanduk, baliho, poster ajakan aktif dalam kelompok kegiatan KKBPK oleh Pedukuhan
  6. Senam massal dengan menggunakan lagu Kuhias Kenanganku dan lagu dengan pesan ajakan aktif dalam kelompok kegiatan KKBPK
  7. Pembudayaan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK di 11 Desa dari 11 Kecamatan

 

Capaian Kegiatan di Jangka Pendek:

  1. Pembentukan Tim Kerja Proyek Perubahan, capaian kegiatan 100%, terbentuk Tim Kerja Proyek Perubahan yang solid dari berbagai unsur dengan SK Ka Dinas No 49 Tahun 2017 tertanggal 20 Juni 2017.
  2. Pembentukan Tim Pembudayaan Perilaku Hidup berwawasan KKBPK di Tingkat Desa, capaian kegiatan 100%, terbentuk Tim Pembudayaan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Desa Salamrejo yang melibatkan Camat Kapolsek, Koramil, Ka Puskesmas, dan Koordinator PKB selaku pembina dan Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Perangkat Desa, Pemuda, TP PKK, Penyuluh KB, Babinsa, Babinkamtibmas selaku pengurus dengan SK No.38/SK/VI/2017 tertanggal 22 Juni 2017.
  3. Pengembangan Indikator Perilaku Hidup berwawasan KKBPK Bagi PUS yang Mengedepankan Penggunaan MKJP, capaian kegiatan 100%, ditetapkannya PUS ber-KB menggunakan kontrasepsi modern (diprioritaskan MKJP) sebagai butir ke 4 Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK pada tanggal 4 Juli 2017.
  4. Pengembangan Indikator Perilaku Hidup berwawasan KKBPK Bagi PUS                            yang Perspektif Gender, capaian kegiatan 100%, ditetapkannya MOP sebagai salah satu kontrasepsi yang diprioritaskan pada tanggal 4 Juli 2017.
  5. Pembuatan Kipas Kuhias kenanganku, capaian kegiatan 100%, terwujudnya Kipas Kuhias Kenanganku yang dicetak sebanyak 50 buah dan dibagikan pada Kades, Tim Pembudayaan Kuhias Kenanganku, Dukuh, Ketua RT, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, TP PKK dan Tokoh Agama pada tanggal 4 Juli 2017.
  6. Pembuatan Booklet Kuhias Kenanganku, capaian kegaitan 100%, %, terwujudnya Booklet Kuhias Kenanganku yang dicetak sebanyak 50 buah dan dibagikan pada Kades, Tim Pembudayaan Kuhias Kenanganku, Dukuh, Ketua RT, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama pada tanggal 7 Juli 2017.
  7. Pembuatan Lagu Kuhias Kenanganku, kegiatan tercapai 100%, tercipta lagu Kuhias Kenanganku yang aransemen musik dan videoklipnya digarap secara profesional sehingga layak tonton dan layak jual. Lagu tersebut telah dilaunching pada hari Senin, 31 Juli 2017 bersamaan dengan Puncak Hari Jadi Desa Salamrejo ke 84 Tahun 2017. Lagu dapat diakses lewat YouTube dan beberapa kali masuk tayangan TVRI Jogja.
  8. Penulisan Opini Kuhias Kenanganku di Media Massa, kegiatan tercapai 100%, dapat diterbitkannya opini Kuhias Kenanganku di harian Bernas Jogja, 1 Agustus 2017
  9. Penyuluhan Terpadu Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK, kegiatan 100%, terlaksananya penyuluhan terpadu di tingkat desa di Balai Desa Salamrejo, yang dihadiri 70 orang dari yang ditargetkan 60 orang pada hari Rabu, 12 Juli 2017. Pada kesempatan tersebut hadir pula 4 orang utusan dari Perwakilan DIY untuk mengikuti acara tersebut.
  10. Sosialisasi Perilaku Hidup berwawasan KKBPK oleh Tim Pembudayaan                             Tingkat Desa di Pedukuhan, kegiatan terlaksana 100%, terlaksananya sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK sebanyak 8 kali di pedukuhan dan mendapatkan respon positif di masyarakat sejak tanggal 14 Juli 2017 hingga 6 Agustus 2017.
  11. Sosialisasi Indikator Membudayanya Perilaku Hidup berwawasan KKBPK, kegiatan tercapai 100%, terlaksananya sosialisasi indikator di 8 pedukuhan yang dihadiri rata-rata 50 orang di setiap pedukuhan.
  12. Sosialisasi Perilaku Hidu Berwawan KKBPK melalui Pemutaran Film, kegiatan tercapai 100%, dapat dilakukannya pemutaran film di lapangan Desa Salamrejo, 4 Agustus 2017 yang ditonton oleh ratusan orang.
  13. Pencanangan Gerakan Kuhias Kenanganku, kegiatan tercapai 100%, pencanangan dilakukan oleh Bupati Kulon Progo, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) pada hari Senin, 31 Juli 2017 dan dihadiri masyarakat Desa Salamrejo tidak kurang dari 4000 orang.
  14. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Melalui Radio, kegiatan tercapai 100%, siaran radio Kuhias Kenanganku dilakukan sebanyak 2 kali, Kamis, 27 Juli 2017 dan Minggu 6 Agustus 2017. Siaran radio dilakukan dalam bentuk dialog interaktif dan mendapat respon positif dari masyarakat.
  15. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Melalui Media Sosial, kegiatan tercapai 100%, Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK melalui media sosial dilakukan melalui Fb Dalduk Kulonprogo pada tanggal 11, 14, 15 dan 16 Agustus 2017 dan telah ratusan kali oleh masyarakat. Bahkan untuk tayangan Bupati respek terhadap Gerakan Kuhias Kenanganku dibuka hingga 807 kali.
  16. Pembinaan/Kunjungan Lapangan pada Keluarga Sasaran Bersama                             Stakeholder, kegiatan tercapai 100%, dapat dilakukan pembinaan kunjungan lapangan pada 8 keluarga dari 8 pedukuhan yang memfokuskan pada respon dan pelaksanaan Kuhias Kenanganku. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 21 – 23 Agustus 2017. Alhamdulillah, semua keluarga yang dikunjungi merespon positif Gerakan Kuhias Kenanganku dan siap mendukung kegiatannya.
  17. Monitoring, Evaluasi dan Penyusunan Laporan Proyek Perubahan, kegiatan                             tercapai 100%, telah dapat dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap Proyek Perubahan Gerakan Kuhias Kenanganku dengan mencermati perkembangan indikator Kuhias Kenanganku. Selain itu, juga dapat dievaluasi secara umum capaian program per milestone.

Meskipun hasilnya belum spektakuler, Gerakan Kuhias Kenanganku dengan Pilot Project di Desa Salamrejo, selama dua bulan terakhir telah mampu menurunkan kasus pernikahan dini 100%, menurunkan PUS Ingin Anak di Tunda (IAT) yang belum ber-KB 18%, menurunkan PUS Tidak Ingin Anak (TIA) belum ber-KB 18 %, Keluarga yang suami isterinya tidak bekerja 29,4% dan anggota keluarga usia 0-18 tahun tidak memiliki akte kelahiran 36,4%.

Gerakan Kuhias Kenanganku menjadi cukup mendapat perhatian dari media massa maupun media sosial. Proyek Perubahan Gerakan Kuhias Kenanganku telah masuk berita di Harian Jogja, Kamis, 3 Agustus 2017 hal 16 dengan judul berita: Kulon Progo Canangkan Gerakan Kuhias Kenanganku. Juga masuk di berita harian Kedaulatan Rakyat pada hari Rabu, 9 Agustus 2017 hal 5 dengan judul berita : Proyek Percontohan ‚Kuhias Kenanganku“ dan di www.kulonprogokab.go.id pada hari Sabtu 5 Agustus 2017 dengan judul: Bupati Respek terhadap gerakan Kuhias Kenanganku. Bahkan lagu Kuhias Kenanganku yang diunggah di YouTube pada hari Senin, 7 Agustus 2017 saat ini telah dilihat sebanyak 904 kali. Lagu ini juga telah tayang di TVRI Jogja sebanyak 4 kali di bulan Agustus dan September 2017 dengan tayangan terakhir hari Rabu, 6 September 2017 setelah acara Feature Kulon Progo yang dibiayai Pemkab.

Proyek Perubahan Kuhias Kenanganku ini mendapat dukungan dari Pejabat Publik antara lain: Ka Perwakilan BKKBN DIY Drs. Bambang Marsudi, MM, Bupati Kulon Progo dr. Hasto Wardoyo, SpOG (K), Staf Ahli Bupati Kulon Progo drh Endang Purwaningrum, Ka Dinas PMD Dalduk dan KB Kulon Progo, Dra. Sri Utami, M.Hum, Camat Sentolo Drs. Widodo, Kades Salamrejo Dani Pristiawan, SP, Dukuh Karangwetan Suwaldi, Tokoh masyarakat Ponimin, Tokoh Remaja Lintang Langit dan Tokoh Agama Pardi. Testimoni ini telah diunggah di YouTube pada hari Selasa, 29 Agustus 2017 lalu dan telah dilihat 91 kali.

Meskipun belum optimal, sudah ada pengusaha, perorangan, PNS dan pihak swasta yang rela mengucurkan dana untuk menyukseskan gerakan Kuhias Kenanganku ini. Untuk pengembangan Gerakan Kuhias Kenanganku di Desa Salamrejo, telah mengalir dana tidak kurang dari 7,4 juta yang diperoleh melalui pengajuan proposal ke Bank BPD, PT SAK, CV PB Kus, CV Sejati Giri, CV. Cethol Mas, dan lain-lain.

 

  1. PENUTUP
  2. Kesimpulan
  3. Gerakan Kuhias Kenanganku telah mampu menggugah spirit warga untuk mendewasakan usia perkawinan, mengajak PUS untuk ber-KB dan menggunakan MKJP, merangsang jiwa wira usaha dan mengajak keluarga untuk tertib administrasi kependudukan.
  4. Gerakan Kuhias Kenanganku telah mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Program KKBPK dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas dan pentingnya pengendalian penduduk sehingga secara sukarela dan penuh kesadaran mau mendukung Gerakan Kuhias Kenanganku sesuai dengan porsinya.
  5. Gerakan Kuhias Kenanganku telah memancing lintas sektor untuk memadukan program-programnya sehingga mencapai keberhasilan yang lebh baik di Kulon Progo. Misalnya PUP dengan program Stop Nikah Dini dari Dinas Kesehatan, PUP dengan Stop Mihol dari Pol PP, PUP dengan Kawasan Tanpa Rokok dari Dinas Lingkungan Hidup dan sebagainya.

Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek perubahan, terutama untuk tujuan jangka pendek antara lain: terbatasnya SDM, terbatasnya waktu pelaksanaan dan adanya kegiatan yang membutuhkan kemampuan teknis. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang dihadapi mengoptimalkan tugas dan fungsi SDM, memanfaatkan waktu yang ada secara optimal dan mohon bantuan pihak lain untuk pekerjaan teknis yang tidak mungkin dapat dilakukan oleh Tim Proyek Perubahan.

 

  1. Rekomendasi

Adapun rekomendasi yang dapat disampaikan terhadap pelaksanaan proyek perubahan ini adalah sebagai berikut:

  1. Jangka Pendek
  • Agar Gerakan Kuhias Kenanganku semakin membudaya di masyarakat, perlu adanya upaya pembinaan, pembimbingan dan pendampingan secara terus menerus kepada warga masyarakat terutama pada keluarga sasaran yang selama ini tidak dapat melaksanakan 8 fungsi keluarga dengan baik.
  • Perlu adanya terobosan untuk mengotimalkan peran swasta dalam Gerakan Kuhias Kenanganku ini melalui penyelenggaraan lomba antar pedukuhan, pameran, atau kegiatan sejenis yang menguntungkan kedua belah pihak. Yakni antara Tim Pembudayaan Kuhias Kenanganku Tingkat Desa atau Dusun dengan pihak swata.
  • Pihak Pemerintah Desa perlu segera menyusun Peraturan Desa tentang Gerakan Kuhias Kenanganku ini agar gerakan ini secara legal formal gerakan ini diakui, dan dukungan pendanaan yang rutin untuk memancing/mendorong swadaya warga masyarakat.
  1. Jangka Menengah
  • Perlunya pelibatan seluruh stakeholder terkait agar Peraturan Bupati tentang Membudayakan erilaku Hidup Berwawasan KKBPK yang diterbitkan Bupati mendapat dukungan semua pihak
  • Perlunya monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan lomba Kuhias Kenanganku antar Pedukuhan dapat berhasil dengan baik.
  1. Jangka Panjang
  • Perlunya pelibatan seluruh kompenen masyarakt di pedukuhan agar Pembuatan dan pemasangan spanduk, baliho, poster ajakan aktif dalam kelompok kegiatan KKBPK oleh Pedukuhan dapat berjalan dengan baik
  • Perlunya pendampingan oleh Tim Pembudayaan Tingkat Desa dan pedukuhan agar senam massal dengan menggunakan lagu Kuhias Kenanganku dan lagu dengan pesan ajakan aktif dalam kelompok kegiatan KKBPK dapat berjalan dengan baik.
  • Perlunya kerja keras Tim Kerja Proyek Perubahan bersama stakeholder terkait agar Pembudayaan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK di 11 Desa dari 11 Kecamatan dapat berjalan dengan baik.

Demikian executif summary implementasi proyek perubahan ini kami sampaikan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

               Penyusun

             Drs. Mardiya

NIP. 196604201993031012

PENGALAMAN BELAJAR DARI LABORATORIUM KEPEMIMPINAN

 

Nama                                 : Drs. Mardiya

No. Presensi                      :  14

Jabatan                              :  Kepala Bidang Pengendalian Penduduk

Judul Proyek                     :  Gerakan Kuhias Kenanganku (Membudayakan Perilaku Hidup

Berwawasan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga)

 
   

 

No.

Milestone

Pengalaman yang Diperoleh

1.

Milstone 1. Persiapan

Setiap pekerjaan harus direncanakan dengan baik, disiplin dalam pelaksanaannya dan harus melihat dukungan sarana-prasarana, sumber daya dan dana

2.

Milestone 2. Pembentukan Tim Kerja Proyek Perubahan

Menempatkan sesorang dalam tugas dan tanggung njawab tertentu harus mempertimbangkan kapasitas dan kemampuannya, juga semangat dan daya juangnya, bila kita tidak ingin menempatkan seseorang dalam posisi salah.

3.

Milestone 3. Pembentukan Tim Pembudayaan Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK di Tingkat Desa

Menempatkan sesorang dalam ketugasan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat harus memiliki motivasi yang kuat untuk maju, bukan yang lembek mentalnya.

4

Milestone 4. Pengembangan Indikator Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bagi PUS yang mengedepankan penggunaan MKJP

Membuat indikator harus terukur, mudah dipahami, mudah dilaksanakan, dan indikator itu punya nilai dinamis sehingga setiap ada kemajuan mudah sekali menilainya.

5.

Milestone 5. Pengembangan Indikator Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK bagi PUS yang perspektif gender

Membuat indikator harus terukur, mudah dipahami, mudah dilaksanakan, dan indikator itu punya nilai dinamis sehingga setiap ada kemajuan mudah sekali menilainya.

6.

Milestone 6. Pembuatan Kipas Kuhias Kenanganku

Kita harus berupaya membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah untuk dipahami dan membuat senang orang lain untuk mempelajarinya.

7.

Milestone 7. Pembuatan Booklet Kuhias kenanganku

Mempelajari sesuatu tidak harus dengan bertele-tele membaca buku yang tebal, di saat tertentu yang kita butuhkan adalah buku tipis yang tetap menarik untuk kit abaca dan mudah dibawa kemana-mana.

8.

Milestone 8. Pembuatan Lagu Kuhias Kenanganku

Lagu bisa memberi penyadaran dan pemahaman seseorang terhadap sesuatu hal. Bahkan lagu bisa mempengaruhi jiwa dan tingkah laku seseorang manakala lagu itu menjadi favorit di hati kita. Kalau itu digunakan untuk advokasi dan penyuluhan….waaahh! ada hasil luar biasa yang akan kita dapatkan.

9.

Milestone 9. Penulisan Opini Kuhias Kenanganku di media massa

Sampai kapanpun media massa tetap memiliki daya tarik sendiri bagi masyarakat umum. Termasuk kalangan intelektual. Dengan demikian, penulisan opini, bisa mempengaruhi pikiran para pejabat, dan para pemikir untuk mengambil suatu tindakan.

10.

Milestone 10. Penyuluhan Terpadu Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK.

Memberikan penjelasan sesuatu bila dilakukan secara bersama-sama akan memberikan hasil yang lebih baik. Itu pasti..!!

11.

Milestone 11. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK di Pedukuhan

Apapun bentuknya, mendekatkan informasi pada masyarakat akan memberikan pengaruh terhadap apa yang mereka putuskan.

12.

Milestone 12. Sosialisasi Indikator Membudayanya Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK.

Setiap program pembangunan akan lebih baik bila ada ukuran untuk melihat perkembangan atau keberhasilannya. Ini penting untuk melihat sampai di mana hasil kerja kita.

13.

Milestone 13. Sosialisasi Perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Melalui Pemutaran Film

Film itu menghibur dan ceritanya sering mempunyai pengaruh besar terhadap kejiwaan, pola pikir dan tingkah laku seseorang. Artinya pemutaran film hingga saat ini tetap efektif untuk advokasi dan penyuluhan segala hal.

14.

Milestone 14. Pencanangan Gerakan Kuhias Kenanganku

Bagaimanapun, pimpinan tertinggi satu wilayah pasti memiliki pengaruh yang besar terhadap masyarakatnya. Pejabat setingkat Bupati/Walikota kita ajak bersinergi membantu program kita mengapa tidak.?!

15.

Milestone 15. Sosialisasi perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Melalui Radio

Radio tetap menjadi media yang menarik bagi masyarakat untuk memperoleh informasi. Artinya, jangan pernah meninggalkan radio bila kita ingin program kita tetap bergema di masyarakat.

16.

Milestone 16. Sosialisasi perilaku Hidup Berwawasan KKBPK Melalui Media Sosial

Media Sosial (Medsos) seperti Facebook, Instagram, Twitter, Whatshap, dan lain-lain sedang booming sekarang ini. Kalau kita bisa memanfaatkan media itu untuk KIE maka hasilnya akan wooow…!!!.

17.

Milestone 17. Pembinaan/Kunjungan Lapangan Pada Keluarga Sasaran

Bagaimanapun, orang itu akan merasa senang kalau “Diuwongke” “Dikaruhke” dan “ Diakui” keberadaannya. Ini menjadi sesuatu yang sangat bagus bila kita mau berkunjung dan bersilaturahmi pada keluarga lain karena akan banyak sekali manfaat yang akan kita peroleh.

18.

Milestone 18. Monitoring/Evaluasi dan Penyusunan Laporan Proyek Perubahan

Apapun upaya kita, kita pasti ingin melihat hasilnya. Oleh karena itu, kitapun ingin melihat perubahan yang terjadi setelah kita melakukan proyek perubahan. Monitoring dan evaluasi adalah jalan yang bagus untuk melihat perkembangan itu.

 

Dari milestone yang telah dilaksanakan, beberapa kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut:

  1. Seorang pemimpin harus memiliki keberanian untuk menyampaikan inovasi dan ide-ide baru yang akan dilakukan berkaitan dengan tupoksinya dan meyakinkan pada pimpinan serta mitra kerja serta masyarakat agar bisa mengerti, memahami dan mendukung pelaksanaan perubahan yang akan dilakukan.
  2. Keberhasilan proyek perubahan tidak hanya tergantung pada semua kegiatan yang bersifat formal/kedinasan yang dilakukan oleh OPD, melainkan juga adanya jalinan komunikasi yang baik di luar kedinasan.
  3. Dana bukanlah satu-satunya faktor penentu keberhasilan proyek perubahan karena ada factor lain yang menjadi kunci keberhasilan proyek perubahan yaitu komitmen pelaku proyek perubahan untuk memberdayakan seluruh komponen masyarakat agar berpartisipasi sesuai dengan porsinya.
  4. Proyek Perubahan adalah proyek besar untuk menuju masyarakat yang lebih baik, melalui berbagai inovasi yang kita lakukan dengan melibatkan banyak pihak, dipastikan hasilnya akan lebih baik. Melalui Laboratorium Kepemimpinan ini, kita bisa membawa masyarakat ke arah yang lebih maju, mandiri dan sejahtera. Dan bagi kita sendiri, laboratorium kepemimpinan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga.