Budi Jolong, Seniman yang Pro KB

Di kalangan masyarakat umum yang menggeluti seni musik, Budi Jolong, seniman yang bernama asli Muhammad Mashudi dan terlahir di Pati, 14 Maret 1965 dari pasangan Muh Maruf/Masmi ini sudah sangat dikenal. Bukan hanya di level Kabupaten Kulon Progo dan DIY, tapi sudah sampai tataran nasional. Maklum, dia yang bekerja di Alunan Senada Record (ASR) sering menggarap musik/aransemen penyanyi papan atas nasional seperti Sulis, Haddad Alwi, Wafiq Azizah, Cici Sahita, Dewi Gita. dll. Belakangan menggarap album Ervi Karina yang beraroma ndangdut yang duet bersama Yus Yunus dan Leo Waldi.

Yang menarik untuk kita simak dari seniman dua putra (Galih dan Lukman) yang beristerikan Raminah dan tinggal di Pedukuhan Terbah Pengasih ini, punya komitmen tinggi untuk membantu KIE KB Kabupaten Kulon Progo melalui lagu. Komitmen ini tidak hanya sebatas ucapan tetapi benar-benar telah dilaksanakan bahkan akan terus dilanjutkan sampai kapanpun. Salah satu buktinya adalah dengan membuat dua lagu untuk BPMPDPKB Kabupaten Kulon Progo, yakni Mas Gundul Melu KB yang dibuat tahun 2009 dan Rabine Diundur Wae yang dirilis tahun 2012. Beliau juga beberapa kali menghadiri rapat di BPMPDPKB dan sesekali menjadi narasumber terkait dengan KIE KB melalui media tradisional.

Belakangan, pencipta lagu Wes ewes dan Ae Don No yang sangat popoler di tahun 1990 an ini menggarap musik dan aransemen lagu ciptaan Pak Ndut (Drs. Mardiya) sebanyak 5 lagu (Donyane Wis Kebak, Generasi Berencana, KB Pancen Nyoto, Wis Tekan Jamane dan Ayo Dho Usaha). Beliau berharap, dengan keterlibatannya dalam KIE KB di Kulon Progo maka gema KB di Kulon Progo makin marak.