Pendidikan Kependudukan Perlu Diberikan Sejak SD

Pendidikan Kependudukan yang tujuannya untuk memahamkan situasi kependudukan berikut permasalahan dan dampaknya baik ditingkat daerah, nasional maupun dunia perlu diberikan pada siswa sejak Sekolah Dasar (SD). Pendidikan Kependudukan bagi siswa SD ini penting mengingat sejak dini anak perlu mengenali kondisi sekitar yang berkaitan dengan kependudukan, sehingga akan terbentuk karakter positif berupa sikap tanggung jawab dan perilaku adaptif siswa terhadap dinamika kependudukan. Selin itu siswa dapat mengembangkan pemahaman dan sikap yang tepat berkenaan dengan masalah-masalah kependudukan serta dapat mengambil keputusan yang tepat untuk mengatasi masalah-masalah kependudukan tersebut kelak ketika mereka menjadi dewasa.

Demikian dikatakan oleh Ka Bidang Pengendalian Penduduk Dinas PMD Dalduk dan KB Kabupaten Kulon Progo pada saat ditemui di kantornya, Senin (23/4). Ditambahkan oleh Mardiya, penyampaian Pendidikan Kependudukan di SD dapat diberikan sejak kelas rendah (1-3) maupun kelas tinggi (4-6) dengan substansi materi dan kedalaman yang disesuaikan dengan daya pikir/nalar siswa.

Menurut Mardiya, siswa SD sudah perlu mulai dipahamkan bahwa penduduk Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak bahkan menduduki  peringkat keempat sebagai negara dengan penduduk terbanyak di dunia setelah RRC, India dan Amerika Serikat. Selanjutnya siwa perlu dipahamkan bahwa besarnya penduduk akan meningkatkan kebutuhan energi, makanan dan air, sehingga tanpa adanya upaya teknologi maka akan terjadi pengurasan besar-besaran terhadap sumber daya alam.

Siswa juga perlu dipahamkan bahwa jumlah penduduk yang terus meningkat akan menyebabkan pemukiman yang semakin padat, terjadi kemacetan di mana-mana, terjadi penumpukan sampah, pencemaran, pengangguran dan kemiskinan. Bagi anak-anak yang dirasakan adalah arena bermain yang berkurang karena lahannya banyak yang dijadikan pemukiman, jalan raya, gedung maupun kantor. Sehingga tempat-tempat yang sebenarnya tidak layak untuk bermain terpaksa digunakan untuk bermain seperti jalan kampung, pinggir sungai bahkan lingkungan kuburan. 

Pertumbuhan penduduk yang tinggi akan menyebabkan hasil-hasil pembangunan tidak bisa dinikmati oleh masyarakat secara optimal karena terserap oleh kebutuhan penduduk yang semakin banyak. Dari situlah anak perlu dipahamkan melalui pendidikan kependudukan bahwa mengendalikan jumlah penduduk itu penting agar sumber daya alam cukup untuk menopang kehidupan manusia secara layak, terhindar dari bencana kelaparan serta penyediaan lapangan pekerjaan cukup untuk menampung seluruh penduduk usia produktif.