BPMPDPKB Sosialisasikan KRR di KarangTaruna

Bertempat di rumah Varesa Dani, RT 50 Pedukuhan Wonogiri, Desa Jatirejo, Kecamatan Lendah,  Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan Dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) Kabupaten Kulon Progo, bertidak selaku narasumber dalam pertemuan sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) yang diikuti oleh 50 remaja Pedukuhan setempat, Sabtu malam (19/11). Dalam acara tersebut, BPMPDPKB Kabupaten Kulon Progo diwakili oleh Ka Sub Bidang Advokasi Konseling dan Pembinaan KB dan Kesehatan Reproduksi, Drs Mardiya.

Dalam kesempatan tersebut, Drs Mardiya menekankan perlunya pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi remaja. Hal ini berkaitan dengan upaya pencegahan perilaku negatif remaja yang merugikan kesehatan reproduksinya. Perilaku tersebut diantaranya, merokok, pergaulan bebas, penyalahgunaan napza serta segala bentuk kekerasan seksual. Segala bentuk perilaku negatif ini harus dihindari oleh agar mereka tidak menyesal dikemudian hari.

Mardiya berharap semua remaja di Pedukuhan Wonogiri, Desa Jatirejo, dapat menikah di usia ideal dalam keadaan selamat tidak kurang suatu apa. Usia ideal yang dimaksud adalah 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. Dalam usia tersebut dipastikan para remaja telah benar-benar siap fisik, psikologis, mental, sosial dan ekonominya sehingga lebih muda H untuk mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera.

Ketua Karang Taruna Tunas Muda Pedukuhan Wonogiri, Fery Irianto, menyatakan bahwa kegiatan sosiasasi KRR yang dilaksanakan dengan mengundang seluruh anggota karang taruna ini dimaksudkan juga sebagai pembekalan pada pengurus Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR) yang belum lama dibentuk. Kelompok ini disiapkan agar dapat bersinergi dengan karang taruna alam pembinaan remajanya.