Kader Posyandu & Kader Pembangunan Manusia Kulon Progo Ikuti BimTek SIP Posyandu dan Aplikasi e-HDW

Dinas PMD Dalduk dan KB Kabupaten Kulon Progo melaksanakan Bimbingan Teknis atau Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Kader Posyandu sekaligus Kader Pembangunan Manusia (KPM) tentang Sistem Informasi Posyandu (SIP) dan Aplikasi Elektronik Human Development Worker (e-HDW). Acara ini dilaksanakan selama 3 hari, dari tanggal 9-11 Februari 2021 yang bertempat di Aula Dinas PMD Dalduk dan KB Kulon Progo. Adapun peserta BimTek ini adalah perwakilan kader posyandu sekaligus kader pembangunan manusia (KPM) se-Kabupaten Kulon Progo.

Kegiatan Bimtek SIP Posyandu dan Aplikasi e-HDW ini dibuka oleh Bapak Susilo Ari Wibowo, SE., MM selaku Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat pada hari Selasa (9/2/21). Dalam sambutannya Susilo Ari Wibowo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kader posyandu dan kader pembangunan manusia yang selama ini sudah melakukan kerja-kerja nyata dalam pembangunan desa dibidang pemberdayaan kesehatan masyarakat khususnya penanganan dan pencegahan kasus anak kerdil (stunting). Lebih lanjut pada tahun 2020 hingga sekarang kinerja dan kontribusi kader sangat luar biasa dibutuhkan di tengah-tengah adanya wabah pandemi Covid-19.

Kegiatan BimTek atau pelatihan peningkatan kapasitas kader posyandu sekaligus kader pembangunan manusia (KPM) ini menghadirkan  dua narasumber yaitu Natalia Sri Karuniawati, S.KM. dari Promkes Dinas Kesehatan Kulon Progo dan Aris Nurkholis, M.Pd. dari Tenaga Ahli PSD Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kulon Progo. Pada kesempatan pertama sebagai narasumber yaitu Natalia Sri Karuniawati, S.KM yang menyampaikan tentang kebijakan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo tentang pelaksanaan posyandu di masa adaptasi kebiasaan baru karena wabah Covid-19. Selain itu juga disampaikan perihal BimTek pengisian buku Sistem Informasi Posyandu (SIP) mulai dari form 1 sampai form 6.

Adapun sebagai narasumber kedua yaitu Aris Nurkholis, M.Pd. dari Tenaga Ahli PSD P3MD Kabupaten Kulon Progo. Dalam paparannya Aris Nurkholis menyampaikan perihal keterpaduan data primer ditingkat posyandu melalui Sistem Informasi Posyandu (SIP). “Harapannya dengan adanya keterpaduan data sampai tingkat posyandu ini, semua stake holder dapat menggunakannya sebagai bahan analisis dan perencanaan pembangunan dimasing-masing sektor termasuk salah satunya bagi pemerintah kalurahan/desa melalui program konvergensi stuntingnya“ terang Aris Nurkholis.

Lebih lanjut Aris Nurkholis dalam BimTek ini juga menyampaikan perihal pelaporan kegiatan konvergensi stunting melalui aplikasi Elektronik Human Development Worker (e-HDW). Aplikasi ini merupakan aplikasi berbasis android yang digunakan oleh kader pembangunan manusia dalam pemantauan kecakupan lima paket layanan konvergensi stunting kepada sasaran 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yaitu ibu hamil dan anak usia 0-2 tahun. Dalam kesempatan BimTek ini disampaikan pula perihal teknis pengisian pemantauan 5 paket layanan terhadap sasaran 1000 HPK ke dalam aplikasi e-HDW. (tapsd)