Tertinggi di DIY, Capaian PB Kulon Progo

Capaian Peserta KB Baru (PB) Kabupaten Kulon Progo di tahun 2020 menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan walaupun belum sesuai harapan. Cukup menggembirakan, karena di tahun 2020 capaian PB Kulon Progo adalah tertinggi dibandingkan dengan capaian Kabupaten/Kota lain di DIY. Berdasarkan evaluasi capaian program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dalam Radalgram 21 Januari 2021 yang digelar secara virtual, ketahui bahwa Kulon Progo dapat merealisasikan capaian akseptor baru sebanyak 5.167 dari target 10.730 atau capaiannya 48.15%. Capaian ini lebih tinggi dibanding capaian Kabupaten Sleman 44,69% Gunungkidul 41,51%, Kota Yogyakarta 40,55% dan Bantul 30,93%. Dikatakan belum sesuai harapan, karena idealnya capaian PB selama satu tahun dapat memenuhi target 100% atau lebih. Namun kenyataannya hanya bisa mencapai 48,15% yang berarti kurang dari separuh dapat mencapai target yang ditetapkan.

Dari total capaian 5.167 akseptor baru, dilihat dari capaian per mix kontrasepsi adalah sebagai berikut : IUD 1.742, MOW 198, MOP 10, Implant 880, Suntik 1.332, Pil 202 dan Co 803. Sementara bila dilihat capaian per Kapanewon adalah sebagai berikut: (1) Temon 277, Wates 1.408, Panjatan 186, Galur 283, Lendah 628, Sentolo 577, Pengasih 438, Kokap 266, Girimuyo 249, Nanggulan 341, Samigaluh 215,dan Kalibawang 299.

Capaian PB di tahun 2020 dari sisi prosentase memang turun, karena di tahun 2019 capaiannya 79,30%. Namun dari sisi jumlah capaiannya tidak turun. Karena di tahun 2019 capaian akseptor KB Baru secara absolut hanya  5.140 sementara  di tahun 2020 5.168. 

Belum sesuai harapannya capaian PB di tahun 2020 lebih disebabkan oleh adanya Pandemi Covid-19 yang menyebabkan gerakan Advokasi KIE dan pelayanan KB banyak dibatasi dengan adanya kebijakan physical dan social distancing. Dengan demikian, kegiatan kunjungan rumah, pertemuan penyuluhan dan KIE massa untuk menjaring akseptor menjadi kurang intensif. Termasuk dalam hal ini pelayanan KB nya.