APB Kalurahan se Kabupaten Kulon Progo Selesai 100%

Sebanyak  87 Kalurahan atau seratus persen  kalurahan di Kabupaten Kulon Progo Telah Menyelesaikan APBKal 2021 di Bulan Desember 2020. Penyusunan  APBKal 2021 ini telah melalui proses yang sangat pajang  dimulai dari penggalian gagasan lewat  musyawarah  pedukuhan di  bulan Maret-April 2020, kemudian dilanjutkan Muskal dan Musrenbangkal serta penetapan Rencana Kerja Pemeritah Kalurahan  (RKPkal) tahun 2021 dibulan September hingga penyusunan dan penetapan APBKal 2021 dibulan  Desember 2020. 

Capaian  seratus persen penyusunan APBKal 2021 di semua kalurahan  di Kabupaten  Kulon Progo di bulan Desember 2020 ini sejalan dengan amanat dan visi Bupati Kulon Progo yang disampaikan oleh Sudarmanto, S.IP, M.Si. selaku Kepala Dinas PMD Dalduk dan KB yang dalam beberapa kesempatan  menyampaikan bahwa  seluruh desa agar menyusun APBKal tahun anggaran 2021 sesuai tahapan yang sudah ditentukan. Dimana, sebelum tahun 2020 berakhir, penyusunan APBKal 2021 sudah harus diselesaikan. Lebih  lanjut  disampaikan  jika APBKal sudah ditetapkan pada akhir tahun 2020 maka akan membawa banyak keuntungan dan kemudahan bagi desa di awal tahun 2021. Khususnya dalam melaksanakan pembangunan desa. Sebab, begitu masuk tahun anggaran baru maka bisa langsung melaksanakan program yang sudah dituangkan dalam APBKal tersebut.

Berbeda dengan APBKal tahun sebelumnya, untuk APBKal 2021 menggunakan sistem online. Kalurahan harus melakukan entri dan posting APBKal maksimal tanggal 4 Januari, kemudian Siskeudes akan di reset sehinggn Kalurahan sudah tidak dapat mengentri dan mengedit. Hal tersebut membuat kalurahan menetapkan APBKal tepat waktu.

Walhasil dengan segala upaya kerja keras dan kerjasama dari semua stakeholder bahwa penyusunan APBKal 2021 di 87 Kalurahan di Kabupaten Kulon Progo dapat diselesaikan sebelum berakhirnya kalender 2020. Sehingga diharapkan prestasi ini dapat dipertahankan di tahun-tahun selanjutnya dan semoga berdampak positif dalam pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dan pada akhirnya masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan desa.