BKKBN Era Rebranding

BKKBN Era Rebranding

Oleh: Drs. Mardiya

Ka Bidang Pengendalian Penduduk

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai Lembaga yang bertanggungjawab terhadap keberhasilan progam Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), di era rebranding ini telah menetapkan visi, misi dan tujuan BKKBN yang dituangkan dalam Peraturan BKKBN No 6 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis BKKBN Tahun 2020-2024. Visi, misi dan tujuan BKKBN ini perlu diketahui oleh masyarakat luas, agar ada pemahaman bahwa BKKBN tidak hanya menangani Pasangan Usia Subur (PUS) yang ingin ber-KB saja, tetapi luas dari itu. Sementara bagi Pemerintah Daerah, informasi ini perlu diketahui untuk menyelaraskan pembangunan di bidang Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga sehingga menguatkan upaya pencapaian tujuan pembangunan yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat.

Visi, misi dan tujuan BKKBN  di era rebranding telah diselaraskan dengan sasaran pembangunan jangka menengah 2020-2024 yakni mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang dengan menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah yang didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

Visi BKKBN yang dimaksud adalah Terwujudnya Keluarga Berkualitas dan Pertumbuhan Penduduk yang Seimbang guna mendukung tercapainya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong”. Visi tersebut mengandung pengertian: 1) Keluarga berkualitas, yaitu tentram, mandiri dan bahagia. Untuk

mencapai keluarga berkualitas angka kelahiran total (TFR) akan diturunkan menjadi 2.26 pada tahun 2020 sampai dengan 2.1 pada tahun 2024, 2) Kebijakan pengendalian penduduk dilaksanakan untuk mewujudkan Penduduk Tumbuh Seimbang (PTS) dan menghasilkan Bonus Demografi, 3) Pengaturan kelahiran melalui berbagai kegiatan prioritas Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) yang komprehensif dan Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) yang merupakan salah satu upaya pokok dalam menurunkan TFR, 4) Pembangunan keluarga yang holistic integratif sesuai siklus hidup sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas keluarga yang berketahanan dan berkarakter.

Dalam rangka mendukung pencapaian visi di atas maka BKKBN telah merumuskan misinya sebagai berikut: 1) Mengendalikan pertumbuhan penduduk dalam rangka menjaga kualitas dan struktur penduduk seimbang, 2) Menyelenggarakan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi secara komprehensif, 3) Menyelenggarakan pembangunan keluarga yang holistik integratif sesuai siklus hidup, 4) Membangun kemitraan, jejaring kerja, peran serta masyarakat dan kerjasama global,  5) Memperkuat inovasi, teknologi, informasi dan komunikasi, 6) Membangun kelembagaan, meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan SDM aparatur.

Adapun tujuan pokok BKKBN selama periode pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) 2020-2024 mencakup dua hal yaitu: 1) Mewujudkan keluarga berkualitas, yaitu keluarga yang tentram, mandiri dan bahagia, 2) Mengendalikan struktur penduduk menuju Penduduk Tumbuh Seimbang (PTS) dengan sumber daya manusia yang berkualitas sehingga terwujud bonus demograi yang bermanfaat bagi pembangunan.