Pak Ndut Bersyukur, Karyanya Diapresiasi

Jum`at, 13 April 2018 08:42:56 - Oleh : Bidang Pengendalian Penduduk

Bonus Demografi Harus Dimanfaatkan Optimal

Pembinaan SSK/Pojok Kependudukan di SMA N 1 Pengasih

In House Training Pengelolaan Aset Desa

DPMD Dalduk dan KB Ikuti Diskusi Isu Strategis Kependudukan

Kulon Progo Mantapkan Gerakan Kuhias Kenanganku

Pak Ndut, panggilan akrab Drs. Mardiya, merasa sangat bersyukur karena karyanya yang berupa lagu-lagu bertema keluarga, mulai diapresiasi oleh banyak pihak. Bukan hanya pejabat di lingkungan Pemkab Kulon Progo, tetapi juga pejabat di lingkungan DIY dan lingkungan yang lebih luas. Ini menunjukkan bahwa lagu-lagu bertema keluarga mulai diminati dan dirindukan keberadaannya seiring dengan membludaknya lagu-lagu bertema cinta, kekecewaan hati, dan pergaulan bebas. 

Hal ini diungkapkan oleh pria bertubuh tambun yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian Penduduk pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keuarga Berencana Kabupaten Kulon Progo disela-sela ketugasannya sebagai Dewan Yuri Paduan Suara pada Lomba Paduan Suara antar TP PKK Kecamatan se Kabupaten Kulon Progo dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK ke 46 yang dipadukan dengan Bulan Bhakti Gotong Royong ke XV Tahun 2018 yang pada putaran ke-3 bertempat di Kecamatan Girimulyo, tepatnya di Desa Jatimulyo, Kamis, 12 April 2018. Ditambahkan oleh Mardiya, Lomba Paduan Suara yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Kulon Progo ini mengambil keputusan untuk Lagu Wajib: Mars KB dan Hymne Kulon Progo Binangun dan Lagu Pilihan: Kuhias Kenanganku dan Gotong Royong

Menurut Mardiya, saat ini sudah ada 18 buah lagu karyanya yang telah jadi konsumsi publik dan 13 di antaranya telah dapat dinikmati di YouTube. Dari ke-13 karanya yang telah masuk YouTube selain Kuhias Kenanganku dan Gotong Royong adalah Generasi Berencana, Donyane Wis Kebak, KB Pancen Nyoto, Ayo Dho Usaha dan Wis Tekan Jamane. Lagu-lagu tersebut diproduksi oleh BPPM pada tahun 2015. Selain itu juga ada lagu Ngopo Tuku  yang dilaunching pada tahun 2016 pada acara Harganas XXIII oleh Bupati Kulon Progo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG (K), lagu Kampung KB yang dilaunching pada tahun 2017 pada acara Harganas XXIV oleh Wakil Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo. Sementara 4 lagu lainnya adalah Ayo Kerja, Plesiran Neng Kulon Progo, Madhep Mantep Panganane Dhewe dan Jamu Jawa Kulon rogo yang merupakan bagian dari isi  Album Perdana Pak Ndut. Adapun 5 lagu yang sudah dijual dipasaran tetapi belum diunggah di YouTube adalah Tirta Marga Saras, Aja Lena, Cemburu, Kayungyun dan Ayo Ronda. Menurut rencana kelima lagu tersebut akan diunggah pada tahun 2019.

Seiring dengan meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap karyanya, di tahun 2018 ini, Pak Ndut/Drs. Mardiya menciptakan lagu Tomira, Airku (termasuk jingle) dan lagu Anak Hebat. Lagu Tomira akan dilaunching pada puncak Hari Koperasi ke-71 Tingkat DIY yang akan diselenggarakan di Kulon Progo, Lagu Anak Hebat pada Acara Gerak Jalan Keluarga memeriahkan Harganas XXV Tahun 2018 Kabupaten Kulon Progo di Kecamatan Sentolo. Sedangkan lagu Airku menyesuaikan acara PDAM. Ia berharap lagu itu akan memperkuat KIE dan Promosi Kulon Progo ke dunia luar yang sementara ini sudah berjalan cukup intensif.

Sampai saat ini Drs. Mardiya telah memiliki tidak kurang dari 60 draf lagu dengan iringan musik orgen tunggal yang setiap saat siap diaransemen bila sudah ada dukungan biaya. Lagu-lagu tersebut di antaranya Jembatan Bantar, Kalibiru, Duren Kalibawang, Pasar Ngangkruk, Ayo Dielingke, Weleh-weleh, Ojo Lali KB, Mlaku-mlaku, Pit-pitan, Golek Jodho, Tresnamu Jaman Semono dan sebagainya. Oleh sebab itu, ia siap bekerjasama dengan pihak-pihak tertentu tanpa ikatan yang memberatkan untuk terbitnya lagu-lagu tersebut.

« Kembali | Kirim | Versi cetak