DPMDDalduk&KB Ajak PUS Gunakan MKJP

Minggu, 13 Agustus 2017 04:07:35 - Oleh : Bidang Pengendalian Penduduk

DPMD Dalduk & KB Ikuti Tirakatan Hari Jadi

Kuatkan Gerakan Kuhias Kenanganku, Karangwetan Bangun Masjid

Salamrejo Mantapkan Gerakan Kuhias Kenanganku

Pak Ndut "Drs. Mardiya" Gubah Lagu Untuk Bumi Lestari

Remaja Samigaluh Deklarasikan Dukung PUP

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMD Dalduk dan KB) Kabupaten Kulon Progo mengharapkan masyarakat khususnya Pasangan Usia Subur (PUS) untuk  berpartisipasi aktif dalam program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dengan menjadi peserta KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Ada 4 pilihan penggunaan kontrasepsi jangka panjang dalam ber-KB,  yakni IUD, Implant, MOP dan MOW. Keempat alat/metode kontrasepsi tersebut memiliki kelebihan dan karakteristik masing-masing. Namun secara umum, penggunaan MKJP oleh PUS sangat membantu upaya pemerintah dalam rangka pengendalian penduduk.

Menurut Ka Seksi Jaminan dan Kesertaan KB pada DPMD Dalduk dan KB Kabupaten Kulon Progo,  Rr. Ratih Indriyani SE, saat ditemui di kantornya, Jumat (11/8) alat kontrasepsi Intra Uterin Device (IUD) atau Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) merupakan alat kontrasepsi yang dimasukkan kedalam rahim yang bentuknya bermacam-macam terbuat dari plastik yang dililit tembaga atau tembaga bercampur perak yang berisi hormon. Alat kontrasepsi ini praktis dan ekonomis, efektivitasnya tinggi dan kesuburan segera kembali jika diambil.

Sementara alat kontrasepsi Implant atau Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) atau susuk KB merupakan merupakan alat kontrasepsi yang terdiri dari 1, 2, atau 6 kapsul seperti korek api yang dimasukkan ke bawah kulit lengan kiri atas yang secara perlahan akan melepaskan hormon progesteron selama 3 - 5 tahun. Alat kontrasepsi ini memiliki kelebihan tidak menekan produksi ASI, praktis dan efektif serta kesuburan cepat kembali setelah dicabut.

Sedangkan Metode Operasi Pria (MOP) atau Vasektomi dan Metode Operasi Wanita (MOW) atau Tubektomi merupakan metode kontrasepsi yang diprioritaskan bagi PUAS yang tidak menginginkan anak lagi. Sehingga diarahkan pada PUS yang sudah memiliki anak 2, usia isteri minimal 35 tahun, serta ada persetujuan dari pasangannya. Metode kontrasepsi ini sifatnya permanen, tidak menggangu hubungan seksual dan tidak ada efek samping.

« Kembali | Kirim | Versi cetak