FB Dalduk Kulonprogo Makin Diminati

Sabtu, 12 Agustus 2017 03:16:23 - Oleh : Bidang Pengendalian Penduduk

DPMD Dalduk & KB Ikuti Tirakatan Hari Jadi

Kuatkan Gerakan Kuhias Kenanganku, Karangwetan Bangun Masjid

Salamrejo Mantapkan Gerakan Kuhias Kenanganku

Pak Ndut "Drs. Mardiya" Gubah Lagu Untuk Bumi Lestari

Remaja Samigaluh Deklarasikan Dukung PUP

Facebook (FB) Dalduk Kulonprogo yang merupakan akun Media Sosial (Medsos) Bidang Pengendalian Penduduk pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian dan Keluarga Berencana Kabupaten Kulon Progo, makin diminati pengunjung. Saat ini, bila pihak admin meng-upload status baru, maka dalam hitungan jam dipastikan pengunjungnya mencapai ratusan orang. Kondisi ini jauh berbeda dengan kondisi awal-awal berdirinya media sosial ini yang pengunjung dapat dihitung dengan jari.

Menurut Ka Bidang Pengendalian Penduduk Drs. Mardiya yang didampingi Ka Seksi Pengendalian Penduduk dan Informasi Hilda Pramudawardhani SH saat ditemui di kantornya, Jumat (11/8), penambahan jumlah pengunjung yang signifikan terjadi saat FB Dalduk Kulonprogo mengangkat kegiatan inovatif Gerakan Kuhias Kenanganku Berbasis Masyarakat yang merupakan akronim dari Perilaku Hidup Berwawasan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Kegiatan inovatif ini diangkat setelah melihat realita di lapangan gema program KKBPK makin menurun disatu sisi, juga capaian kesertaan KB dan partisipasi keluarga dalam kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) belum sesuai dengan harapan.

FB Dalduk Kulonprogo banyak mengangkat tema tentang Kependudukan khususnya terkait dengan tingginya dan meningkatnya laju pertumbuhan penduduk di Indonesia. Juga dampak dari laju pertumbuhan penduduk yang tinggi baik terkait dengan derajat kesehatan masyarakat, pendidikan,  pertanian, ketenagakerjaan dan kerawanan sosial. Juga mengangkat masalah kerusakan lingkungan hidup akibat pencemaran oleh limbah/sampah industri maupun rumah tangga.

Ditandaskan oleh Mardiya, FB Dalduk Kulonprogo, merupakan strategi advokasi dan penyuluhan program KKBPK baru agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang karena kesibukannya tidak bisa berkumpul, bertemu dan mengikuti rapat atau pertemuan yang diselenggarakan oleh pemerintah. Menjamurnya penggunaan medsos ditangkap oleh Bidang Dalduk sebagai peluang untuk memberikan KIE cara ini. Ternyata model KIE ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang terlihat dari semakin banyaknya kelompok sasaran membuka FB Dalduk Kulonprogo.

« Kembali | Kirim | Versi cetak