Monitoring Konsultan Nasional Kemendes PDTT ke Kabupaten Kulon Progo

Kamis, 21 Maret 2019 11:04:11 - Oleh : Sekretariat

Monev Konsultan Nasional Kemendes PDTT di Dinas PMD Dalduk dan KB

Evaluasi dan Perkembangan Desa Tingkat Kabupaten Kulon Progo Tahun 2019

Sosialisasi Pengendalian Pertumbuhan Penduduk

Kunjungan Lapangan pada Calon Penerima SP Bidang KKBPK

MAD Pembentukan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) dan Sosialisasi PID 12 Kecamatan

Musda BODRONOYO Tahun 2019

alam rangka mengetahui secara langsung kinerja Tenaga Ahli khususnya terkait dengan serapan Dana Desa (20%),  maka konsultan nasional Kemendes PDTT  Wahyu Hananto Pribadi, telah mengadakan monitoring dan evaluasi ke Kabupaten Kulon Progo yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 20 Maret  2019 di Ruang Kepala Dinas PMD Dalduk dan KB. Hadir dalam kesempatan ini Koordinator TA Propinsi: Murtodo, S.H, seluruh Tenaga Ahli Kabupaten berjumlah 6 orang beserta Kepala Dinas dan Sekretaris.

Diawali dengan pengarahan oleh Wahyu Hananto Pribadi tentang pentingnya mempublikasikan keberhasilan setiap program Kemendes PDTT yang telah dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo. Misalnya untuk bisa mengembangkan lebih lanjut Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dari 87 desa, agar bisa di tonjolkan salah satu BUMDesa dengan  unit usaha yang berhasil memberikan kontribusi kepada desa dan bisa mengangkat ekonomi desa, sehingga bisa menjadi contoh (pilot proyek) untuk BUMDesa yang lain dengan cara di dukung   (support) dengan peningkatan pengetahuan pengelola BUMDesa tersebut. Kita tidak perlu jauh-jauh melihat ke tempat lain. Perankan masing-masing TA untuk bisa berperan sebagai ahlinya ahli. Demikian juga bisa diterapkan untuk hal lain.

Koordinator TA Propinsi, Murdopo, S.H, menyampaikan apabila ada BUMDesa yang mengelola wisata dan akan dikembangkan lebih lanjut, bisa dimintakan bantuan kepada Kemendes PDTT, misalnya berupa kamar mandi, gazebo, LPJU, dll, melalui KPW IV DIY.

 

Sementara itu Kepala Dinas PMD Dalduk dan KB Sudarmanto, S.IP, M.Si menyampaikan beberapa  program diantaranya:

1. BUMDesa Jatimulyo diinisiasi utk mengelola obyek wisata.

    Ada 8 lokasi wisata di Jatimulyo, dan saat ini sudah mendatangkan wisatawan           sekitar          100.000 orang pada tahun 2018.  Masih ada beberapa destinasi wisata dan home stay yang dikelola oleh masyarakat baik kelompok maupun perorangan.

2. BUMDesa Hargowilis dan Hargotirto memproduksi pulsa KU, sebagai pengembangan smart city.    PulsaKu merupakan pulsa lokal deng harga bersaing dan dapat menjangkau daerah blank spot.

3. BUMDesa Menoreh Sejahtera, sudah punya BUMDesa Mart, diharapkan sebagai supleyer ATK utk   semua BUMDesa

4. Dana Desa tahap 1 sudah cair utk 87 desa pada tgl 8 Februari 2019 masuk di Rekening Kas Umum Desa(RKUD), transfer ke Rekening Kas Desa (RKD) tgl 12 Februari 2019. 

Kunjungan diakhiri dengan foto bersama di Dinas PMD Dalduk dan KB.(Wn)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak