2019, Kulon Progo Targetkan Peroleh 6.482 Akseptor Baru

Rabu, 27 Februari 2019 13:08:03 - Oleh : Bidang Pengendalian Penduduk

Menghargai Sosok Ibu

Admin SIAPDES Tingkat Kecamatan Siap Mendampingi Validitas Data Desa

Monitoring Konsultan Nasional Kemendes PDTT ke Kabupaten Kulon Progo

Video Conference bersama Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI

PELATIHAN HIDROPONIK ANGKATAN 2 TAHUN 2019

Kabupaten Kulon Progo di tahun 2019 ini menargetkan memperoleh 6.482 Akseptor Baru dengan rincian IUD 1.698 akseptor (26,20%) Implant 1.149 akseptor (17,73%), MOW 163 akseptor (2,51%), MOP 64 akseptor (0,99%), Kondom 278 akseptor (4,29%), Suntik 2.641 akseptor (40,74%) dan Pil 489 akseptor (47,42%). Dari sisi jumlah, target capaian akseptor baru tahun ini  lebih sedikit dibandingkan dengan target tahun 2018 yang mencapai 7.739 akseptor baru. Turunnya target ini  disebabkan karena target ditingkat DIY juga mengalami penurunan. Selain itu penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) ditargetkan mencapai 47,42% dari total capaian peserta KB Baru. Sementara kesertaan KB Prianya (MOP dan Kondom) sekitar 5,28% dari total peserta KB Baru.

Menurut Ka Bidang Pengendalian Penduduk Dinas PMD Dalduk dan KB Kabupaten Kulon Progo Drs. Mardiya, kepastian target jumlah akseptor sebanyak 6.482 akseptor di tahun 2018 adalah pada saat Rapat Koordinasi Daerah Program KKBPK DIY yang diselenggarakan di Hotel Grand Inna Malioboro yogyakarta, Rabu (20/2/2019). Pada saat itu ditanda tangani naskah kerjasama antara Perwakilan BKKBN DIY dengan Kabupaten Kota.

Mardiya menambahkan, dari sisi jumlah target Peserta KB Baru Kulon Progo lebih dari target untuk Kota Yogyakarta yang hanya 3.250 akseptor. Namun lebih kecil dari target yang harus dicapai Kabupaten Bantul (15.248 akseptor), Gunung Kidul (14.079 akseptor) dan Kabupaten Sleman (13.500 akseptor). Perbedaan jumlah target ini lebih disebabkan oleh  jumlah PUS yang belum KB (unmetneed) yang berbeda antara kabupaten/kota. Selain itu jumlah PUS yang hamil yang ditahun bersangkutan sekitar 70 akan melahirkan dan menjadi sasaran potensial untuk KB. 

Sementara itu menurut Ka Seksi Pengendalian Penduduk dan Informasi Irawan Sarjuni, SIP, trget Peserta KB Aktif (PA) Tahun 2019 adalah 49,092 akseptor yang terdiri dari IUD 8.173 akseptor (16,65%), Implant 7.278 akseptor (14,83%), MOW 2.117 akseptor (4,31%), MOP 203 akseptor (0,41%), Kondom 6.950 akseptor (14,16%), Suntik 17.870 (36,40%) dan Pil 6.501 akseptor (13,24%). Target PA  ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya 43.350 akseptor. Kesertaan KB Aktif MKJP ditargetkan mencapai 36,20% dan kesertaan KB Pria 14.57%.

« Kembali | Kirim | Versi cetak